STTNAS Kerja Sama dengan Institut Teknologi Padang.

07-04-18 humas sttnas 0 comment

Foto Dian Sulistyo Ardianto.                                        Foto Dian Sulistyo Ardianto.

SLEMAN- STTNAS Yogyakarta menandatangani kerja sama dengan Institut Teknologi Padang (ITP) untuk meningkatkan mutu perkuliahan di kedua kampus tersebut. Kesepakatan itu digelar di sela-sela pelaksanaan Seminar Nasional tentang Kemajuan Teknologi Pertambangan di Indonesia, di Kampus STTNAS, Kamis (5/4/2018).

Ketua STTNAS Ircham menjelaskan, kerja sama itu digelar karena STTNAS dan ITP memiliki berbagai kesamaan. Ia meyakini, melalui kerja sama itu akan dapat mengatasi berbagai kendala dalam rangka meningkatkan mutu kedua perguruan tinggi. Bentuk kerja sama yang digelar secara umum menyangkut Tri Dharma perguruan tinggi. “Mungkin yang mudah dan bisa segera dilakukan melalui pertukaran dosen, pelaksanaan seminar dan penelitian,” ungkapnya di sela-sela penandatangan kerja sama di Rektorat Lantai Dua STTNAS Kamis.

Selain itu, pertukaran informasi akademik juga menjadi bagian dari kerja sama itu. Kerja sama itu sekaligus untuk meningkatkan mutu belajar mengajar, melakukan pemanfaatan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta sumber daya manusia di kedua perguruan tinggi. “Prosesnya nanti sama-sama memanfaatkan laboratorium dan peralatan dari kedua perguruan,” tegasnya.

Ircham menambahkan, pihaknya akan memberikan pendampingan terhadap ITP dalam meningkatman mutu akreditasi Lembaga Sertfikasi Profesi (LSP). Mengingat LSP milik ITP belum tersertifikasi, STTNAS akan membantu ITP agar lembaga tersebut bisa segera mendapatkan akreditasi untuk meningkatkan kualitas lulusan. Di STTNAS lulusan telah diberikan sertifikat profesi yang dikeluarkan oleh LSP STTNAS.

“LSP kami sudah berizin sehingga bisa menjadi wakil pemerintah dalam memberikan settifikat setelah uji kompetensi kepada mahasiwa yang akan lulus,” ucapnya.

Rektor Institut Teknologi Padang Hendri Nofrianto mengatakan, kerja sama tersebut karena ITP dan STTNAS memiliki banyak kesamaan, mulai dari visi dan sejarah yang nyaris sama. “Pengelolaan di yayasan juga sama, diurus oleh masyarakat untuk masyarakat, kembali ke masyarakat, sama dengan STTNAS,” kata dia.

Ia berharap STTNAS dapat memberikan bimbingan kepada ITP ke depannya dalam berbagai kegiatan tri dharma perguruan tinggi. Mengingat, informasi seringkali lebih cepat datang dari Jogja.