|
KEBIJAKAN INVESTASI INDUSTRI MINERAL Akomodasikan Kepentingan Nasional-Kemanusiaan |
|
Written by Pusat Data Informasi
|
|
Friday, 27 March 2009 |
|
Untitled Document
Yogya, Kebijaksanaan investasi dalam bidang mineral pada dasarnya merupakan muara dari semua kebijaksanaan mineral sebelum terjadinya investasi baik dibidang mineral sendirimaupun dibidang-bidang lainnya. Dengan lain perkataan, kebijaksanaan investasi dalam industri mineral tidak boleh berjalan sendiri , namun harus mengakomodasikan kepentingan-kepentingan yang bersifat nasional dan kemanusiaan.
|
|
Read more...
|
|
|
PELAKSANAAN PROYEK ENERGI TERBARUKAN MASIH HADAPI KENDALA KEUANGAN |
|
Written by Pusat Data Informasi
|
|
Friday, 27 March 2009 |
|
Untitled Document
Yogya, Energi seperti solar, hidro, panas bumi, angin diwilayah tertentu dan biomas dapat memainkan peran pentingdalam elektrifikasi pedesaan di Indonesia, disamping juga memfasilitasi pembangunan berkelanjutan yang mempertimbangkan kelimpahan ketersediaan dan meluas. Indonesia , seperti dinyatakan dalam Blue Print Pengelolaan Energi Nasional (BPPEN), bertujuan mencapai 4,4% porsi energi untuk Portofolio energi tahun 2025.
|
|
Last Updated ( Friday, 27 March 2009 )
|
|
Read more...
|
|
|
LINE TRACKING ROBOT COMPETITION IV |
|
Written by Pusat Data Informasi
|
|
Thursday, 05 March 2009 |
|
Untitled Document
LINE TRACKING ROBOT COMPETITION IV
LATAR BELAKANG
Perkembangan teknologi yang sangat signifikan di era globalisasi modern ini membuat persaingan di dunia pendidikan khususnya Bidang IPTEK semakin pesat. Indonesia tentunya merupakan salah satu Negara yang merasakan dampak tersebut. Tingginya kebutuhan teknologi membuat Indonesia harus mampu bersaing dengan Negara yang berteknologi maju seperti Negara – Negara Asia lainnya. Oleh sebab itu, harus ada perubahan dalam ilmu teknologi di-Indonesia. Hal tersebut dapat diwujudkan dengan keberadaan teknologi komputer yang mengimbangi kecanggihan dalam pemrograman dan pengaplikasian di berbagai alat teknologi.
|
|
Last Updated ( Thursday, 05 March 2009 )
|
|
Read more...
|
|
|
|
<< Start < Previous 11 12 13 14 Next > End >>
|